Kamis, 20 Maret 2014

Kurangnya Kesadaran Masyarakat Indonesia Terhadap Asuransi



Di negara-negara maju, mayoritas penduduknya telah menyadari bahwa asuransi sangat diperlukan untuk keperluan management resiko. Contohnya di Singapura, seseorang biasanya memiliki lebih dari satu polis asuransi dan terus bertambah seiring dangan peningkatan taraf hidupnya. Hal ini adalah sesuatu yang umum disana karena mereka telah memahami fungsi asuransi sebagai manajemen resiko

Di Indonesia, hal yang terjadi sangatlah bertolak belakang. Kata Asuransi seakan-akan menjadi momok tersendiri bagi banyak orang. Begitu mendengar kata asuransi, orang-orang langsung menanggapinya secara negatif. Hal ini bisa dimaklumi karena masyarakat Indonesia belum paham benar apa fungsi asuransi sebenarnya. Ditambah lagi, banyak sekali "ulah nakal" dari para agen penjual yang menambah citranegatif asuransi di Indonesia. Contoh "ulah nakal" yang mengandung unsur kesengajaan misalnya beberapa kasus dimasa lalu, anda mungkin sering mendengar agen-agen penjual asuransi membawa abur uang premi nasabahnya

Disamping itu, banyak juga agen penjual yang menawarkan asuransi dengan iming-iming investasi dan mengatakan asuransi nya hanyalah pemanis saj. Ini adalah pengalaman pribadi saya. Herannya lagi, orang yang menawarkan adalah perwakilan dari salah satu bank asing ternama di Indonesia. Yang lebih lucu lagi, ada seorang teman yang bertanya kepada saya mengenai produk semacam ini. Justru mengira, asuransi yang ada dalam produk tersebut berfungsi untuk melindungi inveestasinya. Ia mengira, investasinya tidak mungkin rugi, karena ada asuransi nya. Kedengarannya lucu sekali, tetapi inilah fakta yang terjadi di sekitar kita. Ini menunjukan rendahnya pemahaman masyarakat mengenai produk-produk asuransi

Saya juga pernah mendapatkan boardcast Blackberry Massenger yang menawarkan produk investasi yang berbalut asuransi dana sang agen penjual mengatakan bahwa investasinya memiliki return diatas deposito dan katanya DIJAMIN. Kedengarannya, produk ini adalah produk yang sungguh luar biasa, tapi apakah benar di jamin? Mungkin anda juga pernah mengalami hal yang sama seperti yang saya alami

Hal - hal yang seperti ini tentunya menimbulkan kebingungan di antara para nasabah, apakah asuransi merupakan instrument investasi atau proteksi> Sudah menjadi tanggung jawab anda sendiri untuk menjadi nasabah yang cerdas karena masa depan kehidupa keuangan anda berada ditangan anda sendiri.

1 komentar:

Posting Komentar